Fakta Fakta Yesus Utusan Tuhan (Nabi dan Rasul), Study Kritis Terhadap Al-Kitab



Oleh : Zulkarnain El Madury

Bila disebut NUBUWWAT, pastilah maksudnya adalah "kenabian". Sedangkan kata "NUBUWWAT YESUS", pastilah yang dituju adalah kenabian yesus. Hanya saja kata Nubuwwat menjadi kabur, tatkala kenabian yesus harus beralih fungsi sebagai sesembahan (Ilahy=Rabbi) pengikutnya. Padahal akan lebih terhormat derajat Yesus itu, bila kedudukannya tetap sebagai manusia berpredikat nabi, yang membawa berita gembira (Injil) pada manusia kala itu.

[caption id="attachment_292205" align="aligncenter" width="259" caption="Alkitab.....studi kritis"][/caption]

Keagungan Yesus sebagai Nabi akan lebih tepat posisinya di dunia ini, terutama dalam gagasan actual membersihkan pemahaman dewa dewa (politheisme) dan segala atribut penuhanan manusia. Di bandingkan dengan persepsi lain yang meletakkan predikat tuhan terhadap Nabi Allah, Yesus.

Sebagai fakta bahwa Yesus itu adalah Nabi dan Rasul, bisa dibuktikan dari ratusan ayat ayat dalam alkitab, yang menyimpulkan dengan pasti, bahwa Yesus adalah Manusia biasa yang bertugas sebagai Nabi Dan Rasul:

Yesus dengan tegas mengatakan bahwa dirinya bukan Tuhan :

·Yohanes, 20:17 à “Aku akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, Allahku dan Allahmu.

·Yohanes, 8:54 à “Jika aku memuliakan diriku sendiri, maka kemuliaanku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa/Allah-kulah yang memuliakanku.”

·Matius, 18:19 à “Permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa/Allah-ku di sorga.”

·Markus, 10:18 à “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”

·Matius 19-17 à “Hanya Satu yang baik … turutilah perintah Allah.”

·Semua yang tidak mengakui dirinya sebagai Tuhan, ia tidak pantas disebut sebagai Tuhan.

·Karena Tuhan pasti menyebut diri-Nya sebagai Tuhan : Im 19:31 & Yes 43:11.

Pernyataan Yesus tersebut diatas, menggambarkan suatu dialog dirinya, bahwa keadaannya adalah Nabi/Rasul, dengan tugasnya menyeru manusia menyembah pada Allah Saja. Tidak melibatkan Yesus sendiri dalam penyembahannya. Kalau dibaca secara seksama, maka perkataan yang dapat ditangkap oleh kita.

1.Kata Bapa, itu bermaknah Tuhan : Allahku dan Allahmu, sebagai Tuhan, tujuan Yesus pergi meninggalkan kaumnya. Jadi kalau disebut Bapaku dan Bapamu, akan menberikan arti bahwa Allah itu adalah bapa semua orang.

2.Semua kemulyaan dari Allah, demikian juga kemulyaan Yesus sebagai Nabi, itu datangnya dari Tuhan.

3.Yesus tidak dapat mengabulkan doa, melainkan atas pengkabulan bapanya yang di sorga.

4.Prinsip Yesus: didunia ini tidak ada yang baik, kecuali Allah, dan menuruti perintah Allah.

5.Jadi tidak ada unsur unsur ketuhanan pada diri Yesus

Sedangkan konsep tentang Tuhan menurut Yesus adalah Esa, bebas dari segala jenis paganisme dan syirkah syirkah ketuhanan dalam demensi politheis. Yesus tidak pernah menggambarkan, bahwa tuhan itu adalah dirinya, tetapi Yesus mendudukkan bahwa Tuhan Itu Esa. Demensi ketuhanan tersebut diulas dalam alkitab dengan bahasa yang berbeda beda, menunjuk pada tuhan dimensional, yang tidak berunsur biologis.

Matius, 4:10 à “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.”

Matius, 23:8 à “Hanya satu Rabimu.” (Ini Pernyataan Yesus)

Markus, 12:29 à “Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.” (Ini Pernyataan Yesus)

Markus, 12:32 à “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah).” = Laa Ilaaha Illallah (Ini Pernyataan Yesus)

Lukas, 10:21 à “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.” (Ini Pernyataan Yesus)

Yohanes, 5:44 à “Allah yang Esa.” (Ini Pernyataan Yesus)

Yohanes, 17:3 à “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.” (Ini Pernyataan YesusSemua yang lebih dari satu, tidak pantas disebut sebagai Tuhan karena Tuhan Maha Satu. Laa Ilaaha illallah (Tiada tuhan selain Allah), senada dengan :

Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 4:35

Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 6:4

Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya (bukan Yesus) : Keluaran, 3:15

Laa Ilaah Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya, 46:9.

Kalimat Laa Ilaah Illallah (Tiada Tuhan selain Allah), adalah kalimat yang kekal sejak dahulu kala, hingga datangnya nabi Muhammad, tidak pernah berobah. Sedangkan kata "Damai" dalam alkitab berasal dari Kata Salom (arab aram) sinonim Islam. Jadi agama yang dibawa nabi nabi, hingga nabi terakhir dari Israel, Yesus, adalah agama Salam (Islam). Secara Defacto semua pengikut Yesus, selalu menyebut "SALAM" (islam).

Ayat ayat alkitab tersebut kalau disarikan adalah:

1.Perintah Yesus: “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.”.

2.Perintah Yesus:“Hanya satu Rabimu.”

3.Perintah Yesus: “Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.”

4.Perintah Yesus: “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah).” = Laa Ilaaha Illallah

5.Perintah Yesus:“Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”

6.Perintah Yesus: “Allah yang Esa.”

7.Perintah Yesus:“Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.

Perintah Yesus tersebut juga didukung Alkitab Perjanjian lama.

1. Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 4:35

2 Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 6:4

3 Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya (bukan Yesus) : Keluaran, 3:15

4 Laa Ilaah Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya, 46:9.

Fakta fakta tersebut membuktikan, bahwa Yesus melanjutkan misi kenabian sebelumnya yang sama sama mengajarkarn " TUHAN  ESA". Disisi lain Yesus atas dasar wahyu Tuhan memastikan keberadaan Tuhan (Eksitensi Tuhan ) sebagai Berikut.

Matius, 23:9à“Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”..Ini pernyataan yesus, yang menyangkal bahwa manusia yang pernah hidup di bumi bukan tuhan. Tentu juga Yesus yang lahir dari maria, termasuk manusia yang hidup di bumi dan besar di bumi. Kalau hidup di bumi menjadi ukuran sebagai tuhan, maka semua yang ada dibumi bisa disebut tuhan, sebagaimana keyakinan yang beredar dikalangan Dinamisme dan animism. Tetapi pengembaraan Yesus di bumi, bahwa ajaran agama Yesus itu adalah Pancasila Pertama dari Dasar negera Negara itu, yang sangat kontruktif menempatkan tuhan, penguasa segala galanya,

Matius, 6:9à“Bapa/Allah kami yang di sorga.”

Matius, 5:48à“Bapa/Allahmu yang di sorga adalah sempurna.”

Matius, 10:32à “Di depan Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Matius, 12:50à“Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Matius, 15:13à“Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Matius, 16:17à“Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Yohanes, 6:32-33à“Bapa/Allah-Ku yang memberikan kamu roti dari sorga.”

Matius, 18:10à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Matius, 18:19à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Matius, 7:21-23à“Bapa/Allah-ku yang di sorga.”

Semua ini menyimpulkan bahwa yang ada di bumi adalah ciptaan Allah dan tidak pantasdisebut sebagai Tuhan , bahwa ,dari bukti bukti alkitab, Yesus adalah seorang hamba yang lahir dan hidup dibumi, sedangkan tuhan tidak mengalami proses kelahiran dan kematian, seperti kata alkitab bahwa sifat tuhan itu Alfa dan Omega, Yesus tidak memiliki itu:

Kejadian, 1 & 2à“Allah menciptakan langit dan bumi.”

Lukas, 10:21à“Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”

·Tuhan memang tidak dapat dilihat di bumi oleh manusia biasa :

Yohanes, 1:18à “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah.”

1Timotius, 6:16à “Dan memang manusia tidak dapat melihat Dia/Allah.”….

Kel 19:24à“Rakyat tidak boleh menghadap Tuhan, supaya jangan dilanda-Nya.”

Kel 20:19à“Janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati.”

Kel 33:20-23à“Tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.” Bahkan Yesus menyangkal, kalau dia melihat Allah. Karena tuhan memiliki sifat sifat ghaib yang sulit ditembus oleh mata biasa, tetapi bisa dirasakan oleh manusia yang berdemensi kenabian. Dan bukti bukti itu terdapat pada generasi nabi, mereka rata rata menyebut tentang wajah tuhan yang tidak terlihat, karena aura ketuhanan itu berbeda dengan aura manusia.

Sebab Yesus sebagi seorang Nabi dan rasul, yang bertugas meletakkan asa ketuhanan monotheis. Gelar kerasulan yesus itu sendiri diabadikan dalam alkitab dengan sangat indahnya.Yesus mengatakan bahwa dirinya hanya seorang Rasul/Nabi/utusan Tuhan/pemimpin, yang akan membawa umat Israel mengenal Tuhan Allah:

• Yohanes, 12:49 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Yesus Rasul/utusan Allah.

• Matius, 15:24-26 à “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Yesus Rasul/Utusan Allah.

• Yohanes, 17:3 à “Yesus yang telah Engkau (Allah) utus.” = Yesus Rasul/utusan Allah.

• Matius, 10:40 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Yesus Rasul/Utusan Allah.

• Matius, 23:10 à “Hanya satu pemimpinmu yaitu Mesias.” = hanya Pemimpin umat, pembimbing manusia bani Israel yang menyandang domba tersesat.

• Markus, 6:4-6a à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah, pengabar Injil.

• Lukas, 4:18 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” =Yesus Rasul/Utusan Allah.

• Lukas, 4:24 à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah. Lebih pribadi sifatnya

• Lukas, 4:43 à “Untuk itulah aku diutus.” = Yesus Rasul/Utusan Allah.

• Lukas, 7:16 à “Yesus membenarkan orang yang mengatakan dirinya hanya Nabi.”

• Lukas, 7:39 à “Yesus diam saja, ketika orang menyebut dirinya hanya seorang Nabi.”

• Lukas, 9:48 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Yesus Rasul/Utusan Allah.

• Lukas, 10:16 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” =Yesus Rasul/Utusan Allah.

• Yohanes, 4:34 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” =Yesus Rasul/Utusan Allah.

• Yohanes, 4:44 à “Yesus bersaksi bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.

• Yohanes, 4:19 à “Yesus membenarkan wanita yang menyebut dirinya hanya Nabi.”

• Yohanes, 6:38 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 6:39 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 6:57 à “Bapa/Allah mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 7:16 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 7:33 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 8:29 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 8:18 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 9:4 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 11:42 à “Engkaulah (Allah) yang mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Yohanes, 17 :6-9 à “Engkaulah (Allah) yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.

• Semua yang diutus Tuhan adalah hamba Tuhan : Mat 12:17 & Kis 4:27.

• Hamba Tuhan tidak pantas disebut sebagai Tuhan: Mat 19:17 & Luk 18:18 & Mark 10:18.

Semua ayat ayat kutipan tersebut merupakan bukti bukti yang tidak dapat dibantah, bahwa Yesus adalah Utusan Tuhan, yang memebawa berita gembira (Injil) kepada umat Manusia. Dia membawa perintah perintah Tuhannya, melengkapi penghambaan manusia ciptaannya di muka bumi dengan "SATU TUHAN" (ALLAH) yang tidak pernah terlihat oleh mata siapapun atau terlintas dalam benak manusia manapun. Tuhan sifatnya Yang Esa, hanya dapat dirasakan oleh manusia yang berdemensi kenabian, sehingga terhunjam dalam dirinya suatu keyakinan bahwa Tuhan itu benar adanya. Semoga dengan penguraiantersebut akan menjadi tambahan ilmu bagi kita semua.

Belum ada Komentar untuk "Fakta Fakta Yesus Utusan Tuhan (Nabi dan Rasul), Study Kritis Terhadap Al-Kitab"

Posting Komentar

Budayakan berkomentar dengan baik

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel